Catatan teknis Reski Setiawan dalam merancang, memprogram, dan meluncurkan platform LifeHub AI secara mandiri sebagai siswa vokasi PPLG SMKN 1 Talaga.
Latar Belakang Pengembangan LifeHub AI
Sebagai seorang siswa jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMKN 1 Talaga, **Reski Setiawan** mempraktikkan teori rekayasa perangkat lunak langsung ke dalam produk riil. Lahirlah **LifeHub AI** ([https://lifehub-ai.my.id/](https://lifehub-ai.my.id/)), sebuah platform produktivitas all-in-one yang dibangun secara mandiri (*solo developer*).
Tujuan utama Reski Setiawan dalam membangun LifeHub AI adalah menciptakan platform kerja harian yang cepat, ringan, bebas distraksi, dan dapat diakses dari perangkat apa pun tanpa hambatan registrasi yang kaku.
---
Arsitektur Teknis yang Dipilih oleh Reski Setiawan
Dalam proses perancangannya, Reski Setiawan mengimplementasikan standar arsitektur perangkat lunak modern:
1. **Progressive Web App (PWA) Standalone:** LifeHub AI dapat diinstal langsung ke perangkat seluler layaknya aplikasi native tanpa membebani penyimpanan perangkat, didukung oleh service worker untuk caching offline.
2. **Guest Mode Tanpa Friksi:** Pengguna dapat langsung mengelola catatan dan daftar tugas sejak detik pertama membuka website tanpa harus mendaftarkan akun di awal.
3. **Backend & Cloud Database:** Penyimpanan cloud terintegrasi dengan backend modern (Supabase) untuk sinkronisasi data yang aman dan terenkripsi saat pengguna ingin mencadangkan datanya.
---
Pembelajaran Utama bagi Pengembang Mandiri
Melalui pembangunan LifeHub AI, Reski Setiawan membuktikan bahwa siswa vokasi tingkat awal mampu mengeksekusi siklus hidup pengembangan perangkat lunak (*software development life cycle*) secara utuh: mulai dari riset kebutuhan pengguna, perancangan antarmuka, penulisan logika kode, hingga tahap deployment dan pemeliharaan server produksi.